BAB 7
MASYARAKAT PEDESAAN DAN MASYARAKAT PERKOTAAN
- MASYARAKAT
PERKOTAAN, ASPEK POSITIF DAN NEGATIF
Kalau kita sudah mengikuti definisi Linton maka
masyarakat itu akan timbul dari setiap kumpulan individu yang telah lama hidup
dan bekerja sama dalam waktu yang cukup lama. Kelompok manusia yang di maksud
di atas yang belu berorganisasi mengalami proses seperti: adaptasi, timbul rasa
berkelompok, dalam proses tersebut di ikuti oleh semua anggota kelompok dalam
suasana trial and error.
- HUBUNGAN DESA DAN KOTA
Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukan lah dua komunitas
yang terpisah samasekali atau sama sama lain. Bahkan dalam erat bersifat
ketergantungan karena diantara mereka saling membutuhkan. Kota sangat
tergantung pada desa karna untuk membutuhin pokok bahan seperti beras, sayuran
dll, desa merupakan sumber tenaga kasar bagi pekerjaan tertentu di luar kota.
Dan sebaliknya desa membutuhkan kota untuk penghasil barang barang seperti
pakaian, alat dan obat obatan untuk memelihara kesehatan dan alat trensportasi.
Kot a juga menyediakan bahan bahan tenaga yang melayani di bidang jasa yang
dibtuhkan oleh orang desa. Misalnya saja seperti tim kesehatan, montir
bengkeldan elektronika .
- ASPEK POSITIF DAN NEGATIF
Untuk menunjang aktivitas warganya serta untuk memberikan
suasana aman dan nyaman pada warga nya kota dihadapkan dengan keharusan
menyediakan berbagai fasilitas kehidupan dan diharuskan untuk menghadapi
berbagai masalah yang timbul sebagai akibat aktivitas warganya. Dengan kata
lain kota itu harus berkembang.
Perkembangan kota merupakan manifestasi dari
polakehidupan social, ekoni, kebudayaan politik.kesemuanya ini akan di
cerminkan dalam komponen komponen suatu kota sangat di tentukan oleh tingkat
perkembangan dan pertumbuhan kota tersebut. Secara umum dapat di kenal sebagai
suatu lingkungan perkotaan, seyogyana.
- MASYARAKAT PEDESAAN
Masyarakat pedesaan di tandai dengan pemilikan ikatan
perasaan batin yang kuat sesame warga desa yaitu setiap anggota masyarakat yang
amat kuat yang hakikat nya bahwa orang tersebut sebagai bagian yang tak dapat
di pisahkan di masyarakat dimana dia hidup dicintai nya serta mempunya
ketersediaan untuk berjuang setiap waktu demi masyarakat nya atau anggota
masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan
kebahagiaan bersama di dalam masyarakat.
- URBANISASI DAN URBANISME
Sehubungan dengan prbedaan antara masyarakat pedesaan
dengan masyarakat perkotaan, kiranya perlu pila disinggung perihal urbanisasi
yaitu sebuah proses perpindah nya pendududk dari desa ke kota atau dapat
dikatakan sebagai proses terjadi nyamasyarakat perkotaan.
Proses urbanisasi boleh dikatakan terjadi di seluruh
dunia baik pada Negara Negara yang sudah maju industry nya maupun secara
relative belum memiliki industri. Bahwa urbanisasi mempunyai akibat akibat yang
bahaya terutama dirasakan oleh Negara agraris seperti Indonesia ini.hal ini di
sebabkan karena pada umum nya produksi pertanian yang sangat rendah apabila di
bandingkan dengan jumblah manusia yang di pergunakan dalam produksi tersebut
dan boleh dikatakan bahwa factor kebanyakan penduduk dalam suatu daerah
merupakan gejala umum di setiap Negara agraris secara ekonomis masih
terbelakang.
- PERBEDAAN MASYARAKAT PERKOTAAN DENGAN
MASYARAKAT PEDESAAN
Masyarakat pedesaan kehidupan nya berbeda dengan
masyarakat perkotaan. Perbedaan ini berasal dari adanya perbedaan yang mendasar
dari keadaan lingkungan yang mengakibatkan adanya dampak terhadap personalitas
dan segi segi kehidupan. Kesan popular masyarakat perkotaan terhadap masyarakat
pedesaan adalah bodoh lambat dalam berfikir dan bertindak. Yang disebabkan oleh
masyarakat perkotaan yang menanggapi semua ini hanya sepintas, tidak banyak
tau, dan kurang pengalaman dengan lingkungan pedesaan akan lebih mudah dan
lebih baik jika membandingkan nya dengan kehidupan masyarakat perkotaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar