BAB 8

BAB 8
ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN
                     
-       ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI & KEMISKINAN

Ilmu pengetahuan lazim digunakan untuk pengertian sehari hari terdiri dari dua kata “ilmu” dan “pengetahuan” yang masing masing mempunyai identitas sendiri. Kepeluan sekarang adalah pengetahuan ilmiah yangberulang kali harus di putuskan untuk melakukan nya secara tastispengetahuan ilmiah. Semuanya memperlihatkan suatu paduan dari pertimbangan moral ilmiah. Dalam hal ini di pertanyakan bagaimana mengkaji mengembangkan ilmu pengetahuan guna memanfaatkan sumber daya alam dan bagaimana memanfaatkan sumberdaya alam dengan membasmi kemiskinan.
Teknologi dalam penerapan nya sebagai jalur utama yang dapat menyongsong masadepan yang cerah kepercayaan sudah mendalam. Sikap demikian adalah wajar asalkan tetap dalam konteks penglihatan yang rasional.

1.      ILMU PENGETAHUAN

Dikalangan ilmuwan ada keseragaman pendapat bahwa ilmu itu indah dan tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang di peroleh dengan pangkal tumpuan/ objeg tentu dengan sistematis dan sangan kompleks. Pengertian dan pengetahuan sebagai istilah filsafat tidak kah sederhana karena melewati bermacam macam pandangan dan teori.
Untuk membuktikan isi pengetahuan itu benar perlu di berpangkal pada teori keberanian dan kebenaran pengetahuan. Teori pertama bertitik tolak adanya adanya hubungan dalil apabila ada kesesuaian dengan kenyataan. Teori ketiga menyatakan bahwa pengetahuan itu benar apabila mempunyai konsekwensi praktis dalam diri yang punya pengetahuan itu.





2.     TEKNOLOGI

Dalam konsep yang pragmatis dengan kemungkinan berlaku secara akademis dapatlah dikatakan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi itu sebagai seni yang mempunyai pengaturan berhubungan dengan proses produksi .

Dari batasan diatas jelas bahwa teknologi social pembangunan memiliki semua sience untuk dipertemukan dalam menunjang tujuan pembangunan sumber insani dan teknik yang khusus dalam sector pertanian, industry dan kesehatan.

3.     ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN NILAI

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang sering di kaitkan dengan nilai atau norma. Hal ini besar perhatian nya tatkala dirasa dampak nya melalui kebijaksanaan pembangunan yang pada hakikat nya adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Penerapan ilmu pengetahuan khususnya teknologi sering kurang memperhatikan masalah nilai, moral dan segi segi manusiawi nya. Keadaan demikian tidak luput dari falsafah pembangunan nya itu sendiri dalam menentukan pilihan antara orientasi nilai yang menyangkut segisegi kemanusiaan yang terkadang harus di bayar lebih mahal.
Ilmu dapat di pandang sebagai produk, sebagai proses dan sebagai prandiga etika ilmu dipandang sebagai proses karena ilmu juga hasil dari kegiatan social. Yang berusaha memahami alam, manusia dan perilakunya baik individu ataupun berkelompok.

4.     KEMISKINAN


Kemisikinan lazim nya di tuliskan sebagai kurang nya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok . dikatakan berada dibawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling cocok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar