BAB 9
AGAMA DAN
MASYARAKAT
1.KAITAN AGAMA DENGAN KEHIDUPAN
Kaitan agama dengan kehidupan adalah bahwa agama adalah
suatu tempat untuk mencari makna hidup yang final dan kesuluruhan serta sebagai
sumber motivasi tindakan individual dalam hubungan sosial .
Agama juga sebagai pedoman agar setiap individu tidak
berbuat suatu tindakan yang dilarang oleh agama tersebut , seperti , merokok,
minum – minuman keras, serta bertindak kekerasan.
1. Fungsi
agama
- Menurut
seorang fungsionalisme agama adalah sebagai petunjuk bagi manusia untuk
mengatasi diri dari ketidakpastian, ketidakberdayaan, dam kelangkaan dan agama
dipandang sebagai mekanisme penyesuaian yang paling dasar terhadap unsur –
unsur tersebut.
- Agama
sebagai sosialisasi individu
- Agama
dalam pengukuhan nilai – nilai
- Fungsi
agama di bidang sosial adalah sebagai fungsi penentu
Menurut Roland Robertson ( 1984 ), diklasifikasika berupa
:
- Dimensi
keyakinan
- Praktek
agama yang mencakup perbuatan memuja dan
berbakti seperti melakukan komitmen agama secara nyata.
- Dimensi
pengalaman
- Dimensi
pengetahuan
- Dimensi
konsekuensi
2. Pelembagaan
agama
Kaitan agama dengan masyarakat dapat mencerminkan 3 type,
meskipun tidak menggambarkan sebenarnya secara utuh (elizabeth K. Nottingham,
1954 )
a. masyarakat
yang terbalakang dan nilai –nilai sakral
ciri – cirinya adalah :
- Agama memasukkan pengaruhnya yang sakral kedalam sistem
nilai masyarakat secara mutlak
- Dalam keadaan lembaga lain selai keluarga relatif belum
berkembang
b. masyarakat – masyarakat praindustri yang
sedang berkembang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar